Memaparkan catatan dengan label Persaudaraan. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label Persaudaraan. Papar semua catatan

Rabu, Disember 01, 2010

Indahnya Fitrah C.I.N.T.A.





Atas tautan ukhwah,
Juga atas satu dasar yang kukuh,
Nan Aqidah Muslim,
Aku melayangkan warkah ini buatmu teman...

Wahai temanku an-nisa',
Engkau sedia maklum,
Engkaulah hiasan dunia,
Lantaran fitrah itu,
Engkau seringkali menjadi fitnah lelaki itu,
Dan sememangnya itu bukan kesalahanmu,
Tetapi itulah hakikat kejadianmu...

Wahai temanku ar-rijal,
Aku mengetahui kesepian hati seorang lelaki,
Yang seringkali mengimpikan seorang teman di sisi,
Dan tentulah temanmu yang diimpi,
Seorang serikandi...

Wahai temanku an-nisa',
Aku mengetahui halusnya perasaanmu,
Engkau ingin disayangi,
Ingin dimanjai,
Engkau juga ingin menyayangi
juga ingin memanjai...
Dan aku juga tahu,
Temanmu ar-rijal juga begitu...

Tetapi temanku an-nisa',
Ketahuilah engkau,
Bercinta itu fitrah,
Tetapi janganlah engkau cemarkannya dengan fitnah...

Kalau benar engkau mengasihinya,
Kasihinyalah kerana Pencipta Fitrah,
Dan jika engkau benar mengasihinya,
KeranaNya,
Engkau tak kan bisa,
Melunakkan soutul engkau,
Engkau tidak kan bisa,
Melemparkan panahan menggodamu,
Kerana engkau tahu,
Itu bisa menggoyahkan iman seorang ar-rijal!
Dan engkau mengetahui,
Dia punya 9 akal, dan 1 nafsu,
Namun nafsu itu sentiasa beraja,
Dan engkau tidakkan bisa menjadikan sang nafsu itu,
Nafsu raja yang menggila!
Kerana engkau tahu sahabatku an-nisa',
Dia kan terjerumus ke dlm api yg membara
Andai dia menjadi hamba raja nafsu yang gila...
Adakah benar engkau mengasihinya keranaNya?

Wahai temanku ar-rijal,
Andai engkau mencintainya,
Cintailah ia keranaNya,
Letakkanlah Ia melebihi cintamu kepada dia,

Andai engkau mengasihinya keranaNya,
Engkau tidakkan bisa,
Mengajaknya bermukah di taman sepi,
Kerana engkau tahu,
Dia punya 9 nafsu, 1 akal,
Tetapi manakan mampu 1 akal menguasai 9 nafsu?
Andai engkau mengasihinya keranaNya,
Engkau tidakkan bisa menyentuhnya,
Walaupun yang ringan-ringan,
Kerana engkau tahu,
Itu sudah MENGHAMPIRI ZINA!
Dan engkau tahu bukan?
Zina tempatnya di api yang menjunam?
Apakah engkau benar mengasihinya,
Andai kau relakan dia terjun ke NERAKANYA?

Sahabatku an-nisa',
Sahabatku ar-rijal,
Aku mengasihimu LILLAH,
Lantaran itu,
Dengarlah sedikit pesan ikhlas ku LILLAH,
Manusia mana yang mampu hidup tanpa cinta?
Bercinta tak salah,
Tetapi letakkan cintamu kepadaNya yang hakiki,
Dan engkau kan merasa cinta manusia...
Sedikit cuma...


Andai Dia yang engkau dahului,
Engkau takkan gelisah,
Andai dia tidak mengirim sebarang sms,
Andai suaranya tidak didengar walau teknologi di depan mata,
Engkau tidakkan rindu,
Andai sehari tidak besua,
Engkau tidakkan kecewa andai dia terlupa mengatakan I love you,
Kerana engkau percaya...
DIA yang terbaik...
Lantaran DIA yang terbaik,
DIA akan menentukan yang terbaik untukmu,
Dan andai dia yang terbaik untukmu,
DIA akan satukan juga hatimu dengan hatinya...
Dan itulah sahaja melalui PERNIKAHAN

Dan itulah yang terbaik buat kalian,
Kalau ada jodoh tak ke mana...
Yakinlah!
Apakah benar engkau meyakini takdirNya?


Maafkan aku teman,
Bicaraku penuh ketegasan,
Aku tidak membencimu,
Tetapi aku membenci munkar itu,
Dan kerana aku takutkan api yang menjunam itu,
Aku menegur yang mana mampu,
Kerana aku takut,
Andai aku tidak menegurmu,
Kita kan sama-sama meredah lautan api...
Yang terlalu pedih, yang terlalu seksa, yang terlalu AZAB!!!
Nauzubillahi min zalik...

Sama-samalah teman,
Pagarilah imanmu,
Agar si iman itu tidak terlepas,
Cintailah IA,
Kerana DIAlah penjaga iman kita...
Yakinlah dengan IA...
Serahkan segalanya pada IA...
Kerana DIA tahu yang terbaik,
Sedangkan kita tidak...
ALLAHU a'lam...

Akhirul kalam...
Letakkan si DIA dalam hatimu,
Engkau akan merinduiNYA,
Andai harimu tiada ingatan kepadaNYA,
Engkau akan gelisah andai DIA,
Tidak mendengar rintihanMu,
Engkau kan rindu,
Andai DIA tidak memandangmu,
Engkau kan tak keruan andai,
Doamu ditolak...
Dan itulah cinta hakiki...
Kerna engkau yakin,
Di sana adanya sebuah,
Pertemuan di taman Syurga yang Indah...


Rabu, November 24, 2010

Seandainya Kalian Mengerti???

bismillah...

subhanallah...

sahabat...hari ini, hati ini tersangat mahu berbicara dengan kalian...
andai kalian sudi mendengar???

hari ini, rasa lain benar perasaan di hati...
perasaan bercampur baur...antara sedih, geram, marah, hiba dan pilu...




terasa juga diri penuh dengan tipuan, kepura-puraan...
seperti 'clown'...badut yang secara luarannya sentiasa tersenyum, namun tangis di hatinya, tiada siapa yang tahu...

sahabat...

mungkin kalian tertanya-tanya kenapa dengan diri ini...

sungguh...
benci...pada musuh yang tidak pernah sedikitpun membiarkan ummat ISLAM hidup dengan haqnya...
geram...pada saudara yang masih hanyut dengan dunia, bergelak ketawa dalam jahiliyyah, bersuka ria dalam kemaksiatan...
marah...pada saudara seakidah yang masih mengagung-agungkan BARAT, musuh ISLAM sendiri...
hiba...bila mengenangkan sengsaranya para saudara di luar sana...
pilu...bila melihat anak-anak kecil maupun wanita-wanita yang tertindas dek musuh durjana...

sahabat...

maaf andai senyuman ini tiada keikhlasan...
bukannya tidak berusaha untuk ikhlas, namun, bila melihatkan untaian auratmu tidak dijaga dari pandangan maksiat, hati ini menangis...sekaligus mengeruhkan kemanisan senyuman itu sendiri...

sahabatku...

maaf andai diri ini menjauhi kalian diwaktu kalian membuka cerita...
bukan sengaja menjauhi, namun, hati ini sudah tersangat benci pada cerita cinta, cerita 'dunia', cerita yang hanya mengotorkan hati dan menjauhkan jiwa dari memuji Sang Pencipta...

sahabat...

maaf andai diri ini masih tidak sepenuhnya berusaha untuk membantu kalian dalam mengenal indahnya islam...
tapi sungguh, itulah yang sedang diri ini usahakan...memahamkan kalian tentang agama ALLAH yang sebenar sebagaimana ALLAH telah fahamkan hati ini...

sahabatku...

andai rayuan itu satu-satunya jalan yang boleh membawa hati kalian untuk memahami ISLAM, sungguh, diri ini sanggup merayu pada kalian...
dengarkan lah sahabatku..."masuklah ke dalam islam secara keseluruhan...serahkan jiwa dan raga mu hanya untuk islam"...
seandainya kalian ingin mendengar???





sahabatku...

renunglah potret-potret itu dengan hatimu...
masih adakah walau sekelumit cinta untuk mereka dihatimu???
anak-anak kecil yang sangat menderita...
kebahagiaan mereka diragut oleh para musuh...
kehidupan mereka dirampas tanpa belas kasihan...
apa upaya mu sahabat untuk menolong mereka???





sahabat...

anak-anak kecil itu...mereka takut...
mereka takut sendirian berhadapan dengan musuh...
walau hati mereka kuat, walau jiwa mereka tidak gentar membaling batu pada musuh, namun mereka tetap seorang anak kecil...
yang mengharap adanya kawan di sisi yang bisa membantu mereka untuk sama-sama membaling batu...

sahabat...

hati ini meluahkan perasaan padamu...
seandainya kalian mengerti???
hati ini mengajak kalian untuk menolong agama ALLAH...
hapuskan segala sekular yang dicipta musuh laknatullah...
lenyapkan segala gaya hidup jahiliyyah yang dibina musuh durjana...
hati ini merayu, mulakanlah dari dirimu sahabat...

sahabat...
saban hari mata ini menatap peribadi kalian...
hati ini menjerit sedih, merasa tersangat lemah...
ingin rasanya diri ini meraung..."sahabatku tercinta, marilah kita mengejar syurga, marilah kita membuang neraka..."
sungguh, seandainya kalian mengerti???




sahabatku...


kalian tahu apa kekuatan diri ini???
ya, ALLAH dan RASUL...dan juga penderitaan anak-anak kecil itu...
mereka yang menguatkan hati ini...
mereka yang menukarkan juraian airmata menjadi semangat yang berkobar-kobar...
untuk terus memikat hatimu sahabat, walau sebenarnya hati ini sudah terlalu penat untuk menjadi kuat untuk kalian, walau kaki ini sudah terlalu lemah untuk melangkah ke arah kalian...

namun sahabat...

maaf lagi...
kerna diri ini terpaksa juga mementingkan diri sendiri...
diri ini terpaksa mementingkan diri untuk mendapat syurga ALLAH...
tatkala melihat dirimu yang dihiasi maksiat, walau hati ini mendoakan moga ALLAH membuka pintu hatimu untuk islam yang murni, namun hati ini tetap terpaksa untuk tidak meredhai perbuatanmu itu...
kerna hati ini takut pada janji ALLAH..."...ubahlah maksiat dengan hatimu, itulah selemah-lemah iman"...
'selemah-lemah iman...'diri ini takut, andai ketika melihat maksiat di depan mata, hati ini jauh dari beristighfar padaNya...hati ini takut seandainya tiada rasa benci semasa memandang kemungkaran...hati ini takut menjadi MATI!!!

jadi maaf sahabat, diri ini tidak meredhai perbuatan kalian itu...
hati ini tidak meredhai kalian yang masih sukakan kemungkaran...
hati ini tidak meredhai kalian yang menjadikan kekufuran sebagai ikutan...
hati ini tidak meredhai kalian yang masih impikan sesuatu yang melalaikan...
dan kata-kata ini akan lebih bermakna, seandainya kalian mengerti???

tetapi sahabat...

seperti mana yang dijanjikan...
kesengsaraan anak-anak kecil itu lah penguat jiwa ini...
maka hati ini takkan berputus asa untuk menolong anak-anak kecil itu...
jiwa ini takkan gusar untuk terus teguh berusaha mendampingi kalian, sehingga kalian mengerti...
kaki ini takkan pernah lelah mengorak langkah untuk mengejar kalian, kerna hati ini sangat merindui JANJI ALLAH ini...

"...dan orang-orang yang gugur di jalan Allah, Allah tidak menyia-nyiakan amal mereka. Allah akan memberi petunjuk kepada mereka dan memperbaiki keadaan mereka, dan memasukkan mereka ke dalam syurga yang telah diperkenalkanNya kepada mereka. Wahai orang-orang yang beriman! jika kamu menolong (agama) Allah, nescaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu."
[ muhammad, 47:4-7 ]

meskipun diri ini terpaksa terus menjadi badut yang sentiasa tersenyum...
JANJI itu mengatasi segalanya...
oleh itu sahabat, diri ini mengajak kalian sekali lagi...
MULAKANLAH DENGAN DIRIMU...berubahlah untuk ISLAM...
kerna anak-anak kecil itu akan bebas hanya jika kalian yang memulakan perubahan itu...


seandainya kalian INGIN MENGERTI!!!

Ahad, November 07, 2010

Sahabat...kamu adalah yang terindah



Sahabat, kamu adalah yang terindah

melihat wajahmu menghilangkan gundah

mendengar bicaramu memadam gelisah

hanya gembira dan bahagia

yang terwujud dalam jiwa hamba


sahabat, kamu adalah yang terindah

bersamamu ibarat di dalam syurga

bersenggang denganmu seakan terlontar ke neraka

kita bersama dan bersama

itu membuatkan aku ceria


sahabat, kamu adalah yang terindah

erat denganmu membawaku kepada Ilah

duduk denganmu membuatkan aku berada dalam biah solehah

Hadirmu dalam hidupku adalah hadiah

hadiah terindah daripada Allah Subhanahu wata’ala


Sahabat, kamu adalah yang terindah

cuti ini mungkin waktu kita berpisah

tetapi ketahuilah bahawa dengan iman kita takkan berpecah

walau kau jauh di hujung dunia dan aku di sudut sebelah sana

cinta kita takkan punah


Sahabat,

kita teruskan hubungan kita dengan doa

dalam setiap angkatan tangan dan sujud kepada Allah

namamu akan kusebut tanpa lupa

tanda cintaku padamu yang tidakkan musnah


Sahabat, kamu adalah yang terindah

Dan aku ingin kita berpimpin tangan ke tempat bernama Jannah

yang mana tiada cuti yang mampu memisahkan kita di sana

abadi, kekal selama-lama.


dipetik dari:langitilahi.com

Jumaat, September 10, 2010

Amalan menyambut Hari Raya Aidilfitri

Salam Aidilfitri,

Al-Imam As-Shafie membahaskan dalam kitabnya, Al-Umm (Ibu) menceritakan amalan-amalan baik yang dilakukan oleh Rasulullah SAW dan golongan-golongan ulama serta para solihin, diringkaskan bahawa terdapat 10 amalan iaitu persediaan ketika dan semasa menyambut Hari Raya Aidilfitri. Amalan-amalan ini adalah seperti berikut:-

1) Kita digalakkan berdoa ketika malam raya, ambillah kesempatan dan doalah sepanjang malam raya supaya diterima amalan-amalan kita sepanjang bulan puasa yg baru sahaja berlalu. Lupakan persiapan raya kerana sepatutnya kita mesti bersedia lebih awal bukan menunggu saat-saat malam raya kerana waktu doa mustajab salah satunya ialah pada malam Hari Raya Aidilfitri dan Hari Raya Haji. Subhanallah.

2) Takbir raya. Memuji kebesaran Allah SWT  setelah memberi nikmat dan ganjaran yang terlalu besar sepanjang Bulan Ramadhan dengan datangnya Lailatul Qadar. Takbir raya lah semampu mungkin sebagai tanda kesyukuran kepada nikmat  yang dikurniakan oleh Allah SWT.

3) Mandi sunat hari raya Aidilfitri. Kita digalakkan mandi solat sunat Hari Raya Aidilfitri dan disunatkan bercukur (bulu ketiak, ari-ari, kemaskan misai dsb) supaya kita kelihatan cantik, kemas dan bersih menghadap Allah SWT.

4) Memakai wangi-wangian. Rasulullah SAW memakai wangi-wangian ketika menunaikan solat sunat Hari Raya dan digalakkan memakai pakaian yang cantik-cantik jika kurang mampu eloklah sekadar ianya bersih dan cantik dipandang.

5) Makan sedikit dalam angka yang ganjil. Rasulullah SAW memakan sedikit buah tamar (atau kurma) sebelum keluar ke masjid dan diriwayatkan dalam angka yang ganjil iaitu 3 biji. ianya sebagai syarat kita sudah tidak berpuasa lagi pada hari raya. Jika tiada, minumlah sedikit air.

6) Mengucapkan salam dan selamat kepada orang islam sepanjang perjalanan ke masjid dan sepanjang hari raya. Ucaplah "Taqabbalallah huminna waminkum" Semoga Allah menerima doa aku dan kamu, supaya Allah menerima doa-doa kita sepanjang bulan Ramadhan.

7) Pergi dan pulang dari masjid menggunakan jalan yang berbeza. Ianya supaya dapat mengeratkan silaturrahim sesama Islam kerana kita dapat bertemu dengan rakan-rakan dan saudara-saudara lain jika kita menggunakan jalan yang berbeza, maka bertambah ramai lagilah yang kita berjumpa dan ucap salam dihari mulia itu.

8) Menunaikan solat sunat Hari Raya Aidilfitri. Bawalah bersama ahli keluarga untuk sama-sama menunaikan solat ini, alangkah ruginya bagi mereka yang menunaikan solat sunat ini namun meninggalkan khutbah Hari Raya seolah-seolah tergantung solatnya antara langit dan bumi. Apa salahnya menunggu seketika demi merebut ganjaran yang dikurniakan Allah SWT.
 
9) Ziarah menziarahi. Kunjungilah ahli kelurga, jiran tetangga, sanak-saudara, kaum kerabat, sahabat handai dan sesiapa saja samada kawan mahupun lawan. Keberkatan pada Hari Raya insyaAllah yang lawan menjadi lawan, yang keras menjadi lembut, yang tertutup menjadi buka. Pohonlah kemaafan sesama manusia kerana Allah tidak akan mengampunkan kesalahan yang dilakukan sesama manusia walaupun Allah sentiasa memaafkan dosa-dosa hambanya yang zalim jika mereka memohon keampunanNya.

10) Puasa 6 pada bulan Syawal. Rasulullah SAW pernah bersabda yang bermaksud sesiapa yang berpuasa sebulan di bulan Ramadhan dan diikuti puasa 6 hari dibulan Syawal, seolah-olah dia berpuasa sepanjang tahun. Subhanallah.

Semoga ringkasan kitab mengenai 10 amalan iaitu persediaan ketika dan semasa menyambut Hari Raya Aidilfitri memberi manfaat kepada kita semua sebagai persediaan kita menghadapi dan menyambut Hari Raya Aidilfitri. InsyaAllah. Sebar-sebarkanlah demi melahirkan umat islam yang berpegang teguh pada Allah dan beramal dengan sunnah Rasulullah SAW. Wassalam.